Halaman

Kamis, 06 September 2012

Nissan March yang dimodifikasi secara total luar dalam

Sejak kehadirannya di pengujung tahun 2010, sejauh pengamatan saya mungkin inilah Nissan March yang dimodifikasi secara total luar dalam. Pemiliknya, Kevin Lee Marvin, mengaku kalau modifikasinya dilakukan bukan karena ingin tampil beda, tetapi, "Terobsesi sama Fiat 500 Abarth keluaran 2011," bukanya. Harga Fiat Abarth yang menjulang membuatnya berpikir keras mencari mobil alternatif. "Yaris bokap enggak suka, Jazz udah pernah punya, terus March keluar, ya sudah disuruh beli deh," tukasnya santai. Begitu mobil keluar 'kandang', langsung digiring ke bengkel W7, Cengkareng, Jakarta Barat untuk didandani. William sang modifikator menyanggupi keinginan dari Kevin untuk ubahan March-nya. Untuk desainnya sendiri, Kevin meniru total dari lekuk body kit Fiat 500 Abarth, namun disesuaikan lagi dengan dimensi March. "Semuanya benar-benar bikin dari nol, soalnya memang belum ada cetakannya," ucap Kevin lagi. Alhasil tempo pengerjaannya lebih lama, sekitar satu bulan baru rampung. Untuk biaya pengerjaan body kit yang terbuat dari fiber ini, Kevin menghabiskan biaya sekitar Rp 10-12 juta berikut cat. Pada bumper depan, emblem Nissan sengaja dipensiunkan agar menyamarkan identitasnya dikarenakan fascia depan sudah menyerupai Abarth. Terlihat dari desain gril baru, air dam besar, dan kehadiran sepasang foglamp kastem. Untuk foglamp, "William yang pasang, saya lupa pakai foglamp apa," ucap pria yang hobi bermain air soft gun ini. Begitu pula dengan bumper belakang, dimana diffuser disematkan kehadiran dual pipe yang berkesan sporty. "Tapi yang nyala cuma satu, kalau dibikin aktif keduanya, takut ngempos," sergah pria kelahiran 21 tahun lalu. "Kalau ada turbocharger-nya sih, berani deh aktifin dual pipe-nya, hahaha…" candanya. Aura sport dituntaskan dengan velg Lenso Project-D ukuran 17x7 inci yang dibalut ban Toyo Proxes4 205/45R17. "Ini bokap yang pilih, kebetulan di toko temen masih ada sisa stok," ungkap penikmat musik 90's ini. Kevin sangat suka dengan velg ini, "Bagus banget, desainnya menyatu dengan tema modifikasi keseluruhan," bangganya. Sayangnya Kevin tidak mereduksi ketinggiannya. "Kapok main ceper, enggak bisa kemana-mana jadinya, hehehe…" kekehnya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar